Artikel

KADIN KOTA BANDUNG BERKERJASAMA DENGAN ZEMANGAT

Kadin Kota Bandung bekerjasama dengan Startup Zemangat mengadakan acara “KONSOLIDASI, SOSIALISASI KEPPRES NO. 18 TAHUN 2023 TENTANG PERSETUJUAN PERUBAHAN AD/ART KADIN DAN SOSIALISASI STARTUP ZEMANGAT, di Hotel Novotel Bandung,pada 02 Agustus 2023. Dalam acara yang dikhususkan untuk mengundang para Asosiasi di Kota Bandung dan Jawa Barat ini dihadiri oleh sejumlah Ketua dan jajaran pengurus dari Asosiasi-asosiasi yaitu, .ABUJAPI Jawa Barat diwakili oleh Gunawan dan Rustono, Ketua INKINDO Jawa Barat Ugan Djuanda, Ketua IKAPI Kota Bandung Afrizal JM., Pengurus ASPERAPI Jawa Barat Ilwan Syahwildan, Ketua IWAPI Kota Bandung Hj.Ega Megantari, Sekretaris DPD ASITA Jawa Barat Nunung, Wakil Ketua PHRI Jawa Barat Dodi Ahmad Sofiandi, Ketua GAPENSI Kota Bandung R.Heryanto Sudarmadi. Ketua IPEMI Kota Bandung Yemi Resmiasih, AKAR Kota Bandung diwakili oleh Fajri (Ketua Akar dan Sekretaris 2 PHRI)), Ketua APRINDO Jawa Barat Yudi Hartanto, dan Pengurus KADIN Kota Bandung :
Drs. Rustam Hutabarat/Komtap Organisasi dan Keanggotaan), H. Dede Suhadi/Komtap Perizinan dan Standarisasi, Satria dan Ridwan Kurniawan (Direktur Eksekutif )

Acara dibuka oleh Ketua Kadin Kota Bandung Iwa Gartiwa dan dalam sambutannnya Iwa mengharapakan dengan diadakannya acara sosialisasi ini diharapkan agar semua Asosiasi Anggota Luar Biasa Kadin Kota Bandung dan Jawa Barat dapat memahami aturan-aturan baru yang terdapat dalam Keppres No. 18 Tahun 2022 tentang Persetujan Perubahan AD/ART KADIN. seperti disampaikan pula dalam pemaparan Keppres No. 18 Tahun 2022 tentang Persetujan Perubahan AD/ART KADIN oleh Drs. H. Rustam Hutabarat dari Komite Tetap Organisasi dan Keanggotaan Kadin Kota Bandung , terdapat beberapa hal yang baru dalam Keppres No. 18 Tahun 2023, yaitu :
1. Anggaran Rumah Tangga (ART), BAB III, Keanggotaan, Pasal 5 tentang Persyaratan Anggota Luar Biasa, point ( f ) :
“ Organisasi atau cabang organisasi tingkat kabupaten/kota jumlah anggotanya (Perusahaan/Pengusaha) minimal ½ (satu per dua) dari jumlah pengurus pada organisasi atau cabang organisasi tersebut dan dibuktikan dengan kepemilikan Kartu Tanda Anggota Biasa (KTA-B) Kadi;
2. Anggaran Rumah Tangga (ART), BAB III, Keanggotaan, Pasal 5 tentang Persyaratan Anggota Luar Biasa, point ( g ) :

“Organisasi yang pusatnya berada pada tingkat provinsi harus memiliki cabang paling sedikit 30% (tiga puluh persen) dari jumlah kabupaten/kota pada provinsi yang bersangkutan, dibuktikan dengan kepemilikan Kartu Tanda Anggota Luar Biasa (KTA-LB) Kadin.


Pada pertemuan dengan para Asosiasi tersebut dihasilkan beberapa hal yang menjadi keinginan dari para asosiasi , diantaranya adalah, para Asosiasi menginginkan Kadin Kota Bandung membuat matriks perbandingan perubahan -perubahan Keppress No. 17 Tahun 2010 ke Keppres Nomor 18 Tahun 2022 Tentang Persetujuan Perubahan AD/ART KADIN. supaya mudah untuk dipahami,. Para Asosiasi menginginkan Kadin Kota Bandung mengadakan pertemuan lanjutan antara Kadin Kota Bandung dengan Asosiasi-Asosiasi Kota Bandung dan Jawa Barat untuk membahas keluhan, keberatan, dan permasalahan Asosiasi-Aosiasi atas kebijakan-kebijakan, peraturaran-peraturan, penerapan perizinan-perizainan dan program-program kegiatan Pemerintahan Kota Bandung khusussya, yang dirrasakan merugikan bagi kalangan dunia usaha dan tidak berkoordinasi dan melibatkan Kadin Kota Bandung dan para pengusaha dan pihak-pihak terkait yang seharusnya diajak bicara. Karena Kadin adalah mitra kerja pemerintah yang mewadahi dunia usaha untuk disampaikan ke pejjabat di Pemerintahan Kota Bandung. Para asosiasi juga menginginkan bersama-sama dengan Kadin Kota Bandung untuk mengagendakan audiensi dengan Pjs Walikota Kota Bandung yang baru setelah resmi ditunjuk.

Selanjutnya acara dilanjutkan dengan pemaparan dari Startup Zemangat oleh Fielien (CEO Starup Zemangat). dimana menurutnya Aplikasi Zemangat merupakan Sistem Informasi SDM (HRIS) yang didesain khusus untuk mengakomodasi kebutuhan usaha kecil dan menengah Indonesia. Aplikasi HRIS tidak sekedar aplikasi tapi merupakan investasi strategis yang dapat memberikan dampak signifikan pada perampingan proses HR. efisiensi biaya dan mencapai produktivitas. Adapun Proses utama HR menurutnya adalah meliputi : Kehadiran, Administrasi dan Penggajian.

KADIN Kota Bandung