Artikel

RAPAT PLENO PENGURUS KADIN KOTA BANDUNG

Laporan Rapat Pleno Pengurus Kadin Kota Bandung

Tanggal: 28 Juni 2024
Waktu: 15.00 – 18.00 WIB
Tempat: Aula Graha Kadin Kota Bandung
Peserta: Dewan Penasihat, Dewan Pertimbangan, dan Dewan Pengurus Kadin Kota Bandung
Jumlah Peserta yang Hadir: 35 Orang (Daftar Hadir Terlampir)

Agenda Rapat Pleno Pengurus Kadin Kota Bandung:

  1. Renovasi Graha Kadin Kota Bandung
  2. Keanggotaan Pengurus
  3. Persiapan Rapimprov Kadin Jawa Barat

Pembahasan:

1. Pembukaan oleh Ketua Kadin Kota Bandung (Ir. Iwa Gartiwa, MM):
Ketua Kadin Kota Bandung, Ir. Iwa Gartiwa, MM, membuka rapat dengan memaparkan rencana dan agenda rapat yang akan dibahas. Ia menekankan pentingnya rapat ini dalam menentukan arah dan strategi Kadin Kota Bandung ke depan, terutama dalam hal renovasi gedung, keanggotaan pengurus, dan persiapan menghadapi Rapimprov Kadin Jawa Barat.

2. Pemaparan oleh Direktur Eksekutif Kadin Kota Bandung (Ridwan Kurniawan):

a. Pemaparan tentang Bantuan Hibah dari Pemkot Bandung:
Ridwan Kurniawan menyampaikan bahwa Kadin Kota Bandung telah menerima bantuan hibah dari Pemerintah Kota Bandung sebesar 200 juta rupiah. Bantuan ini akan digunakan untuk renovasi Gedung Graha Kadin. Ridwan menekankan bahwa dana hibah ini merupakan bentuk dukungan nyata dari pemerintah kota terhadap upaya Kadin dalam meningkatkan fasilitas dan layanan bagi anggotanya.

b. Pembentukan Tim Pembangunan:
Ridwan menjelaskan bahwa tim pembangunan telah dibentuk untuk merencanakan dan mengawasi proses renovasi. Tim ini terdiri dari anggota yang memiliki kompetensi di bidang konstruksi dan manajemen proyek. Tim ini bertanggung jawab untuk memastikan bahwa renovasi dilakukan sesuai dengan rencana dan anggaran yang telah ditetapkan.

c. Pemaparan Singkat tentang Renovasi Graha Kadin Kota Bandung:
Ridwan memberikan pemaparan singkat mengenai rencana renovasi Gedung Graha Kadin. Renovasi ini meliputi beberapa tahap, dengan fokus utama pada perbaikan fasad gedung, penambahan fasilitas baru seperti ATM dan Mini Market, serta pembuatan rooftop di lantai 4 yang akan dijadikan café. Ridwan menekankan bahwa renovasi ini bertujuan untuk meningkatkan kenyamanan dan daya tarik gedung bagi para anggota Kadin dan masyarakat umum.

d. Keanggotaan/KTA:
Ridwan menyoroti pentingnya keanggotaan KTA bagi para pengurus Kadin Kota Bandung. Semua pengurus diwajibkan untuk memiliki KTA (Kartu Tanda Anggota) sebagai bukti keanggotaan resmi. Ridwan menegaskan bahwa mereka yang tidak memiliki KTA tidak bisa menjadi pengurus. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa semua pengurus memiliki komitmen dan keterikatan formal dengan Kadin.

e. Persiapan Rapimprov Kadin Jawa Barat:
Ridwan membahas persiapan yang dilakukan untuk menghadapi Rapimprov Kadin Jawa Barat. Ia menekankan pentingnya rapat ini sebagai ajang untuk menyampaikan aspirasi dan usulan dari Kadin Kota Bandung. Ridwan juga menginformasikan bahwa perwakilan peserta dan peninjau dari Kadin Kota Bandung akan terdiri dari tiga orang: Ketua, unsur Dewan Pertimbangan, dan unsur Organisasi dan Keanggotaan.

f. Laporan Kegiatan/Program Kadin Kota Bandung Januari – Juni 2024:
Ridwan menyampaikan laporan mengenai berbagai kegiatan dan program yang telah dilakukan oleh Kadin Kota Bandung selama periode Januari hingga Juni 2024. Laporan ini mencakup berbagai inisiatif dan program yang bertujuan untuk mendukung pengembangan dunia usaha di Kota Bandung, termasuk pelatihan, seminar, dan kegiatan sosial.

Kesimpulan Rapat:

1. Renovasi Fasad Gedung Graha Kadin:

a. Tahap Pertama Renovasi:
Tahap pertama renovasi gedung telah selesai dilakukan. Renovasi ini meliputi perbaikan struktur dan estetika fasad gedung, serta peningkatan fasilitas dasar yang ada. Hasil dari tahap pertama ini diharapkan dapat memberikan perubahan yang signifikan terhadap penampilan dan fungsi gedung.

b. Tahap Kedua Renovasi:
Tahap kedua renovasi akan segera dilakukan. Namun, untuk melanjutkan tahap ini, diperlukan dana tambahan. Ridwan mengusulkan untuk membuat proposal pengajuan dana yang akan disampaikan kepada pihak-pihak yang berpotensi memberikan dukungan finansial. Proposal ini akan mencakup rincian kebutuhan dana, rencana renovasi, dan manfaat yang akan diperoleh dari proyek ini.

c. Rencana Pembuatan ATM dan Mini Market (Kadin Mart):
Salah satu rencana inovatif yang dibahas adalah pembuatan ATM dan Mini Market (Kadin Mart) di halaman Graha Kadin Kota Bandung. Fasilitas ini diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi anggota Kadin dan masyarakat sekitar dalam mengakses layanan perbankan dan kebutuhan sehari-hari. Selain itu, adanya Mini Market juga diharapkan dapat menjadi sumber pendapatan tambahan bagi Kadin Kota Bandung.

d. Pembuatan Rooftop Café di Lantai 4:
Rencana lain yang dibahas adalah pembuatan rooftop di lantai 4 gedung yang akan dijadikan café. Konsep ini bertujuan untuk menciptakan ruang santai dan berkumpul yang nyaman bagi anggota Kadin dan pengunjung. Selain itu, café ini juga diharapkan dapat menjadi daya tarik tambahan dan meningkatkan nilai estetika gedung.

2. Keanggotaan Pengurus (KTA):

a. Kewajiban Ber-KTA bagi Semua Pengurus:
Semua pengurus Kadin Kota Bandung diwajibkan untuk memiliki KTA. Kebijakan ini bertujuan untuk memastikan bahwa semua pengurus memiliki identitas resmi dan komitmen penuh terhadap organisasi. KTA juga berfungsi sebagai alat verifikasi keanggotaan yang sah dan menghindari adanya pengurus yang tidak terdaftar secara resmi.

b. Konsekuensi bagi yang Tidak Memiliki KTA:
Bagi pengurus yang tidak memiliki KTA, mereka tidak diperkenankan untuk menjabat atau mengambil bagian dalam pengurusan Kadin. Kebijakan ini diterapkan secara tegas untuk menjaga integritas dan profesionalisme organisasi. Ridwan menekankan bahwa memiliki KTA bukan hanya sekedar formalitas, tetapi juga bentuk tanggung jawab dan keterikatan terhadap Kadin.

3. Persiapan Rapimprov Kadin Jawa Barat:

a. Perwakilan Peserta dan Peninjau:
Kadin Kota Bandung akan mengirimkan tiga orang sebagai perwakilan peserta dan peninjau dalam Rapimprov Kadin Jawa Barat. Perwakilan ini terdiri dari Ketua, unsur Dewan Pertimbangan, dan unsur Organisasi dan Keanggotaan. Mereka akan bertugas untuk menyampaikan aspirasi, usulan, dan pandangan Kadin Kota Bandung dalam rapat tersebut.

b. Strategi dan Persiapan:
Persiapan yang matang dan strategi yang efektif sangat diperlukan untuk menghadapi Rapimprov. Ridwan mengingatkan bahwa kesempatan ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk memperjuangkan kepentingan Kadin Kota Bandung dan meningkatkan kerjasama dengan Kadin Jawa Barat.

Penutup:

Rapat pleno ini mencerminkan komitmen Kadin Kota Bandung dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan fasilitas bagi anggotanya. Renovasi gedung, keanggotaan pengurus, dan persiapan Rapimprov menjadi fokus utama yang diharapkan dapat membawa perubahan positif bagi organisasi. Dukungan dari pemerintah kota melalui dana hibah, serta kebijakan internal yang tegas terkait keanggotaan, merupakan langkah penting dalam mencapai tujuan ini. Dengan persiapan yang matang, diharapkan Kadin Kota Bandung dapat menghadapi tantangan ke depan dengan lebih baik dan terus berkontribusi dalam pengembangan dunia usaha di Kota Bandung.

4o

Leave A Comment

Your Comment
All comments are held for moderation.